FOOD, ENERGY, ENVIRONMENT..(FEE)-REDUCE, REUSE, RECYCLE..(3R)
akhir-akhir ini kita selalu mendengar pemberitaan tentang permasalahan makanan, energi dan lingkungan. rakyat yang antri minyak goreng, minyak tanah sampai kesulitan air.
belum lagi permasalahan inflasi yang secara tidak langsung membuat masyarakat harus membayar uang lebih banyak untuk mendapatkan sebuah barang.
salahsatu solusi permasalahan FOOD, ENERGY, ENVIRONMENT yaitu dengan REDUCE (menghindari-pemakaian alat yang merusak lingkungan), REUSE (menggunakan kembali-sesuatu yang dapat difungsikan kembali), and RECYCLE(mendaur ulang-limbah agar bermanfaat)…
penggunaan Integrated farming system untuk pertanian yang menjamin kelangsungan ketersediaan pangan
penggunaan enegi yang terbaharukan seperti bioetanol atau biogas
hindarkan eksploitasi hutan besar-besaran dan jaga ketersediaan air…
kita harus lebih effisien dalam pengelolaan kehidupan kita, karena kehidupan kita bukan untuk kita saja, tetapi juga untuk anak cucu kita…
Diarsipkan di bawah: pangan
Kalau kita memakai bahasa “gado-gado” tukul arwana mungkin akan berbunyi “CHICKEN DEATH IN THE FEED GODOWN”….
Kadang kita masih mendengar pemberitaan, beberapa masyarakat masih makan nasi aking, bahkan sampai meninggal karena tidak makan…
seharusnya hal tersebut tidak terjadi jika pola managemen ketahanan pangan nasional bagus..dalam artian produksi, distribusi dan pemasarannya tertata dengan baik…
1. produksi tidak lepas dari industri hulu-hilir
2. distribusi tidak lepas dari kesiapan infrastruktur(jalan -jembatan, Dll)
3. pemasaran-kontrol terhadap spekulan